Pemahaman Agama Jadi Amat Krusial Terkait Masalah Maraknya Judi Tembak Ikan Online

Pemahaman Agama Jadi Amat Krusial Terkait Masalah Maraknya Judi Tembak Ikan Online

Maraknya judi online di kalangan remaja maupun anak muda yang berawal dari hobi bermain game online membuat banyak orang tua resah karena hal tersebut bisa saja menimpa anak mereka. Mudahnya akses informasi melalui internet yang didukung dengan smartphone-smartphone canggih menambah kekhawatiran mereka karena ajakan bermain judi tidak terjadi secara terang-terangan. Sudah menjadi kewajiban setiap orang tua untuk mendidik anak-anaknya agar menjadi anak yang berbakti dan jauh dari bahaya judi tembak ikan. Selalu ingatkan anak untuk menolak terlibat dalam perjudian dalam bentuk apapun karena judi dapat merusak masa depan yang seharusnya diperjuangkan. Jika nasihat saja tidak cukup kuat untuk menyadarkan anak, berikan pemahaman agama yang diikuti dengan penerapannya dimulai dari lingkungan keluarga.

Pentingnya Pemahaman Agama untuk Menghindari Bahaya Judi Tembak Ikan

Terlibatnya seseorang dalam perjudian dapat disebabkan oleh berbagai hal. Misalnya, kurangnya perhatian orang tua, adanya kesalahan persepsi bahwa judi dapat menghasilkan uang banyak, atau sebagai pelarian ketika seseorang sedang mendapat masalah. Untuk menghindari bahaya judi seperti bahaya judi tembak ikan, berikut pemahaman agama yang harus ditanamkan pada anak sejak dini:

1. Segala Perbuatan akan Diperhitungkan dan Dipertanggung Jawabkan

Pemahaman agama pertama yang perlu ditanamkan orang tua kepada anak agar mereka terhindar dari bahaya judi tembak ikan adalah pemahaman bahwa segala perbuatan akan diperhitungkan dan dipertanggung jawabkan di kehidupan selanjutnya. Jika anak mencerna hal ini dengan baik, ia tidak akan berani melakukan perbuatan negatif karena takut akan balasan yang didapat. Ia percaya bahwa di mana pun ia berada, Tuhan ada untuk mengawasi gerak-geriknya. Sehingga meskipun orang tua tidak bisa selalu berada di sampingnya, ia tetap dapat menjaga diri dari ajakan-ajakan yang mengarah pada hal buruk.

2. Tidak Ada Masalah yang Melampaui Batas Kemampuan Manusia

Orang yang menjadikan judi sebagai pelarian ketika ia sedang mendapat masalah biasanya adalah orang-orang yang tidak memiliki pemahaman kuat tentang agama. Ia mencari jalan keluar yang ia anggap paling cepat meski ia tahu ada resiko yang harus ia tanggung yaitu bahaya judi tembak ikan seperti menumpuknya hutang di kemudian hari. Hal ini tentu berbeda jika ia paham bahwa Tuhan tidak akan memberikan masalah yang melampaui batas kemampuan manusia. Ia akan berusaha menyelesaikan masalah dengan cara-cara yang benar bukan malah pasrah dan terpedaya oleh hal negatif seperti judi.

COMMENTS